16. Jan, 2018

Produk-Produk Honda Kuasai Pasar SUV, Hatchback Dan City Car + LCGC 5 Penumpang Di Sepanjang Tahun 2017

Jakarta, 16 Januari 2018 – Sepanjang tahun 2017, produk-produk Honda berhasil menguasai penjualan di beberapa segmen terbesar pasar otomotif Indonesia, yaitu segmen SUV, Hatchback, dan City Car + LCGC 5 penumpang. Sementara itu, Brio Satya kembali menjadi produk terlaris Honda di tahun 2017 sekaligus mencatat peningkatan penjualan dibanding tahun sebelumnya.

Honda kokoh di posisi teratas penjualan produk-produk SUV di sepanjang tahun 2017 melalui Honda HR-V, Honda BR-V dan Honda CR-V. Secara total, ketiga produk tersebut mengumpulkan penjualan sebesar 76.918 unit, atau sebesar 46,2% dari total market SUV (segmen LSUV + SUV) di Indonesia.

Honda HR-V 1.5 liter sendiri menjadi market leader di kelas LSUV dengan penjualan sebesar 33.386 unit dan pangsa pasar 36% di kelasnya. Dari kelas yang sama, Honda BR-V menyumbangkan penjualan 21.932 unit dengan pangsa pasar 24%. Sementara itu, Honda CR-V mencatat penjualan 15.905 unit dengan pangsa pasar 22% di kelas SUV, dan Honda HR-V 1.8 liter mengumpulkan penjualan 5.695 unit dan pangsa pasar 8% di kelas yang sama.

Melalui Honda Jazz dan Honda Civic Hatchback, produk-produk Honda juga mencatat penjualan tertinggi di segmen Hatchback dengan total 17.574 unit, atau sebesar 52% dari seluruh penjualan Hatchback di tahun 2017. Honda Jazz menjadi market leader di segmen ini dengan total penjualan 16.100 unit dan market share 48%, sementara Honda Civic Hatchback menyumbangkan penjualan sebanyak 1.474 unit dengan market share 4% di kelas yang sama.

Keluarga Honda Brio masih menjadi penyumbang penjualan tertinggi bagi Honda, sekaligus menguasai pasar mobil City Car + LCGC 5 penumpang di tahun 2017 lalu. Secara total Honda Brio Satya dan Honda Brio RS mengumpulkan penjualan sebesar 53.958 unit, atau sebesar 39,2% dari total penjualan City Car + LCGC 5 penumpang di Indonesia sepanjang tahun lalu.

Honda Brio Satya juga tercatat sebagai produk terlaris Honda di tahun 2017 lalu dengan penjualan sebesar 43.378 unit dan pangsa pasar 18% di kelasnya. Tak hanya itu, penjualan Honda Brio Satya juga tercatat meningkat sebesar 19% dibandingkan penjualan di tahun sebelumnya. Dari kelas City Car, Honda Brio RS menyumbangkan penjualan 10.580 unit dengan pangsa pasar 33% di kelasnya.

Produk MPV Honda turut menyumbangkan penjualan yang baik di tahun 2017 lalu. Honda Mobilio meraih penjualan 35.430 unit dengan pangsa pasar 14% di kelas LMPV. Sementara Honda Odyssey menambah penjualan 282 unit dengan pangsa pasar 4% di kelas Upper MPV.

Dari kelas sedan, Honda City menjadi market leader dengan penjualan 1.024 unit dan pangsa pasar 57% di kelas mini sedan. Posisi market leader juga diraih Honda Civic di kelas Small Sedan, dengan penjualan 1.321 unit dan pangsa pasar 65%. Sementara itu, Honda Accord mencatat penjualan 300 unit dengan pangsa pasar 10% di kelas medium sedan dan Honda Civic Type R menambah penjualan 52 unit dengan pangsa pasar 34% di kelas sport.

Secara total, Honda sebanyak 186.859 unit mobil Honda terjual di sepanjang tahun 2017 lalu, dengan pangsa pasar Honda sebesar 17,3% dari total pasar otomotif Indonesia.

Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Secara umum, pasar di tahun 2017 mengalami sedikit pertumbuhan yang terutama didorong oleh kenaikan penjualan di segmen komersial. Sementara itu, terjadi penurunan di segmen mobil penumpang, sehingga juga turut mempengaruhi penjualan produk-produk Honda yang berada di segmen ini. Namun demikian, kami bersyukur bahwa penjualan produk-produk Honda tetap kuat di hampir seluruh segmen terbesar di pasar otomotif Indonesia.”

(honda-indonesia)

15. Jan, 2018

PECAHKAN REKOR, PEMENANG SERI KEDUA HONDA MOBILIO BATTLE OF EFFICIENCY RAIH KONSUMSI BAHAN BAKAR 25,4 KM/LITER

PECAHKAN REKOR, PEMENANG SERI KEDUA HONDA MOBILIO BATTLE OF EFFICIENCY RAIH KONSUMSI BAHAN BAKAR 25,4 KM/LITER

News
15 January 18

Jakarta, 15 Januari 2018 – Rekor konsumsi bahan bakar terbaik di lomba hemat bahan bakar untuk komunitas dan calon konsumen Honda Mobilio terpecahkan di seri kedua Honda Mobilio Battle of Efficiency yang berlangsung di Jakarta – Bogor, 13 Januari 2017. Pada seri ini, pemenang yang berasal dari komunitas Honda Mobilio Indonesia (MOI) chapter Jakarta berhasil mencatat konsumsi bahan bakar 25,4 km/liter.

Rekor sebelumnya dipegang oleh Indra Rizky dari komunitas Mobilio Community (Mobility) chapter Depok dengan konsumsi bahan bakar 24,1 km/liter. Kedua seri Honda Mobilio Battle of Efficiency ini mengambil rute yang sama, yaitu dari Sunter menuju Jungle Land, Sentul City dengan jarak 61 km. Dalam lomba ini peserta ditantang untuk mencapai konsumsi bahan bakar terbaik dengan menggunakan Honda Mobilio dalam kondisi yang standar dan waktu perjalanan selama 90 menit. Penentuan pemenang dilakukan dengan melihat rata-rata konsumsi bahan bakar pada layar MID (Multi Information Display) masing-masing mobil.

Seri kedua Honda Mobilio Battle of Efficiency diikuti oleh 10 peserta dari komunitas MOI Chapter Jakarta dan Bogor, serta 10 undangan yang merupakan calon konsumen Honda Mobilio. Di kategori komunitas, komunitas MOI chapter Jakarta berhasil memborong tiga juara sekaligus. Yogi Sagita meraih juara pertama dengan konsumsi bahan bakar 25,4 km/liter, Bambang Tri Ascario di posisi kedua dengan 24,2 km/liter, dan Thomas Neda Alexander di posisi ketiga dengan 24 km/liter.

Sedangkan untuk kategori calon konsumen, Antonius Raditiyo Iswahyudi berhasil meraih juara pertama dengan konsumsi bahan bakar 22,7 km/liter, Ade Irawan berada di posisi kedua dengan 22,3 km/liter, diikuti Ida Bagus Putu Indra di posisi ketiga dengan konsumsi bahan bakar 21,3 km/liter.

Kepada rekan-rekan media yang meliput lomba ini, pemenang kategori komunitas, Yogi Sagita mengaku sudah mempersiapkan diri dengan berlatih mengemudi hemat beberapa kali sebelum lomba. Pemilik Honda Mobilio yang berdomisili di Jakarta ini mengaku bahkan pernah mencapai konsumsi bahan bakar yang lebih baik saat latihan, namun kondisi jalan yang menanjak menjelang titik finish menjadi tantangan yang cukup berat di lomba ini.

Berbeda dengan Yogi, pemenang di kategori calon konsumen, Antonius Raditiyo Iswahyudi justru mengaku mengikuti lomba kali ini tanpa persiapan apa pun. Pertama kalinya mengendarai Honda Mobilio, Antonius mengungkapkan puas dengan efisiensi bahan bakar yang diraihnya meskipun ia menyetir tanpa strategi khusus dan menggunakan Air Conditioner sepanjang perjalanan.

Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy mengatakan, “Ajang ini merupakan lomba hemat bahan bakar sehingga para peserta bebas menggunakan strategi dalam gaya berkendara yang sehemat mungkin selama mobil dalam kondisi standar dan tidak melanggar peraturan lalu lintas. Namun dari banyak seri yang telah kami lakukan, gaya berkendara yang halus dan efisien serta didukung performa mesin yang hemat sekaligus bertenaga menjadi faktor utama untuk mencapai konsumsi bahan bakar yang baik. Kami harap rekor baru di seri ini dapat memacu peserta di seri selanjutnya untuk meraih hasil yang lebih baik lagi.”

Khusus untuk kategori komunitas, tiga pemenang dari seri ini akan kembali berlomba melawan juara dari seri lainnya di babak final Honda Mobilio Battle of Efficiency dengan mewakili chapter komunitasnya masing-masing.

5. Jun, 2016

Honda BR-V Raih Predikat Tingkat Keselamatan Tertinggi

KUALA LUMPUR – Lembaga uji tabrak mobil baru di Asia Tenggara atau ASEAN NCAP telah merilis hasil pengujian untuk Honda BR-V. Crossover yang datang dalam konfigurasi tujuh penumpang ini berhasil meraih tingkat keselamatan tertinggi atau lima bintang. Sebagaimana dilansir Paultan, Minggu (3/4/2016), Honda BR-V yang diuji tabrak sudah dilengkapi fitur electronic stability control (ESC).

Dari hasil uji tabrak yang dilakukan ASEAN NCAP, Honda BR-V berhasil meraih 14,79 poin dari maksimal 16 poin untuk kategori perlindungan penumpang dewasa. Sedangkan untuk perlindungan penumpang anak-anak, Honda BR-V memperoleh 72 persen peringkat kepatuhan.

Menurut ASEAN NCAP, BR-V mencetak skor jauh lebih tinggi dibandingkan SUV lain yang pernah di uji. Subaru XV meraih lima bintang dengan 14,31 poin, Mitsubishi Pajero Sport 12,08 poin dengan empat bintang, Toyota Rush meraih empat bintang dengan 12,47 poin, dan Haval M4 empat bintang dengan 9,64 poin.

Dari data yang dimiliki ASEAN NCAP hanya Rush dan M4 yang berhasil mengalahkan skor Honda BR-V pada kategori perlindungan penunpang anak-anak. Masing-masing memperoleh 82 persen dan 79 persen peringkat kepatuhan.

Untuk Honda BR-V tanpa ESC dan pengingat sabuk pengaman untuk penumpang depan, hanya berhasil meraih tingkat keselamatan empat bintang.

sumber : okezone.com